Meski Liburan LP Maarif NU Kab Pasuruan Kuatkan Guru Melalui Literasi

Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron bersama Ketua PW LPaarif NU Jatim Noor Shodiq Askandar saat kunjungi presentasi Peserta Literasi di Dinas Pendidikan Pasuruan 24/06/2019

Pasuruan; Meski memasuki masa liburan dan persiapan tahun ajaran baru, 10 kepala madrasah dan 6 orang Fasilitator Daerah LP Maarif NU Sukorejo Pasuruan menyiapkan guru kelas awal dengan materi Literasi pada senin 24/06/2019 di MI Hikmatur Rohmani Mojotengah Sukorejo Pasuruan.

Kegiatan literasi ini sebagai kebutuhan madrasah dalam rangka mendesain peningkatan pengetahuan literasi guru dengan cara membaca berbagai informasi bermanfaat. Hal ini dikarenakan dampak industrialisasi dan pariwisata di Pasuruan yang menggeliat dan membutuhkan kemampuan guru sebagai pengawal anak didik di madrasah serta siap akan mengembangkan kemajuan pengetahuan yang semakin luas.

 

Menurut H Yusrin Wakil Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Pasuruan mengatakan, setelah tahun ajaran baru 2018/2019 selesai, madrasah-madrasah di Sukorejo berupaya menyiapkan, mendesain dan meningkatkan pemahaman lietrasi guru dan murid untuk mengantisipasi perubahan sosial sebagai akibat dampak industrialisasi.

Upaya yang harus di lakukan adalah pembekalan guru kompeten dan berkelanjutan serta memantapkan kegiatan literasi di madrasah.

Nantinya model pembelajaran juga akan mengalami perubahan agar sesuai dengan perkembangan saat ini.

Sejalan dengan program literasi ini KH Mujib Imron Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan mendukung program literasi sebagai bekal untuk tumbuh dan berkembangnya budi pekerti (akhlaq) di dalam diri anak didik dan masyrakat

Peningkatkan karakter melalui kegiatan membaca dan menulis ini penting tidak hanya di madrasah akan tetapi di rimah juga sangat penting, apalagi keluarga anak didik mendukung upaya ini, maka akan mudah pembentukan karakter anak didik.

Mendukung hal tersebut Wiwik Endahwati dari PW LP Maarif NU Jawa Timur mengatakan, Sukorejo harus meningkatkan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk meningkatkan pemahaman guru kelas awal dalam menerapkan kegiatan literasi. Maka koprofesian guru juga akan terus menglami keberlanjutan sebagai bekal menjadi guru LP Maarif NU yang kompeten.

Saat ini LP Maarif NU bermitra dengan Inovasi dan Australian Goverment untuk melakukan pendampingan program literasi di wilayah Sukorejo. (Put)

660 Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *