MA Maarif Ponggok Makesta Siswa Baru Mereka

Kuswandi Kepala MA Maarif Ponggok sesaat setelah pembukaan Makesta IPNU-IPPNU di Kabupaten Blitar

Blitar-Ponggok; Dengan semangat dan dengan kerjasama yang solid segala sesuatu telah  dipersiapkan secara matang, akhirnya pengurus ranting Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama  (IPNU)  dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) pimpinan Komisariat Ponggok  ini berhasil mengadakan kegiatan Makesta (Masa Kesetian Anggota).

Kegiatan  Makesta ini diikuti lebih dari 30 peserta yang merupakan murid dari MA Maarif Ponggok. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 7-8/9/2019 yang bertempat digedung MA Maarif Ponggok yang terletak di desa Kawedusan.

Menurut Kuswandi Kepala MA Maarif Ponggok mengatakan, Kegiatan ini bertemakan Menanamkan Jiwa Ukhuwah Bagi Pelajar NU yang Bernafaskan ASWAJA ini diharapkan mampu menjadikan para kader IPNU/IPPNU Komisarian Ponggok, ujar guru ahli ilmu falak ini.

Dalam sambutannya Kuswandi berharap, kegiatan makesta ini juga dihadiri oleh pengurus cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. Sehingga dengan banyaknya rekan-rekanita yang datang juga turut ikut serta mensukseskan acara tersebut akan semakin memberi motivasi kader-kader IPNU-IPPNU di sini.

Kegiatan makesta ini dilaksanakan dalam rangka pengkaderan bagi seluruh anggota IPNU/IPPNU. Dimana dalam kegiatan ini juga diisi materi-materi seperti Kepemimpinan, organisasi  serta pengetahuan tentang  sejarah IPNU IPPNU yang disampaikan oleh para pengurus cabang, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan organisasi kepada seluruh anggota IPNU maupun IPPNU serta mengarahkan pada perubahan jiwa, sikap, mental sesuai dengan nilai-nilai ahlussunah wal jama’ah (Aswaja). Serta menimbulkan kesadaran akan pentingnya suatu organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sejarah berdirinya LP Maarif NU tahun 1939 M keberadaan IPNU dan IPPNU merupakan organisasi hasil dari aplikasi mata pelajaran ke NU an yang diterapkan dalam membentuk karakter dan kepribadian anak didik. Cikal bakal generasi penerus perjuangan Nahdatul Ulama ini terwadahi sebagai pelajar sehingga diharapkan siap untuk mempertahankan aqidah aswaja di masyarakat  agar generasi bangsa ini menjadi bangsa yang beragama dan berakhlak karimah.

 

 

 

596 Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *