Kegiatan hari pertama di SD Al Islam Mulyorejo Surabaya

Ratusan Murid SD Al Islam Muyorejo Surabaya saat upacara hari pertama di halaman sekolah senin 15/7/2019

Surabaya; Tidak terasa waktu libur panjang telah berahir, siswa baru dan anak didik serta guru telah mempersiapkan untuk masuk dikelas baru pada tahun ajaran baru. Wajah ceria semangat baru menghiasi SD Al Islam. Itulah yang terjadi pada hari pertama masuk sekolah di SD Al Islam Mulyorejo Surabaya.

Sebagai salah satu sekolah LP Maarif NU di wilayah Kota Surabaya Timur, SD Al Islam yang secara geografis berada hanya berjarak 1 km dengan Pantai Ria kenjeran. Sebagian besar siswanya adalah anak para nelayan yang dikenal istilah Laskar Bahari.

Namun demikian sekalipun dikenal sebagai anak nelayan tidak mengurangi semangat anak anak untuk Maju. Untuk tahun ajaran baru ini SD Al Islam mendapat kepercayan dari warga dengan menambah satu kelas lagi, kelas 1 menjadi 3 rombel dengan jumlah siswa 85 anak.

Memurut H Zaini Ilyas MPdI Kepala Sekolah SD Al Islam Mulyorejo mengatakan, anak agak terasa senang kerena bisa masuk Sekolah lagi bisa bertemu dengan teman sekolahnya, berbagai ihtiar dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan siswi di Sekolah ini.

Kelas belajar ber AC sejak beberapa tahun yang lalu. Sekalipun kelas ber AC namun masih menggunakan biaya sesuai kemampuan masyarakat NU Mulyorejo. Infaqnya masih dibawah 100 ribu/bln.

Berbagai program akan dilaklsanakan seperti Bimbingan Baca Tulis Alquran dengan Metode Tilawati. Nantinya anak-anak dikumpulkan sesuai kemampuan belajar Al Qurannya tidak mengikuti kelas reguler, dan untuk tahun ini sekolah menambah program layanan baru yaitu kelas Tahfidz.

Sekolah dengan Program 5 hari sekolah (Full Day) berupaya maksimal memberikan layanan terbaik bagi siswanya.

semoga dengan adanya berbagai program yg diberikan oleh Sekolah dapat menambah kepercayaan masyarakat kepada sekolah ini. Sekalipun Sekolah dikenal sebagai sekolah Pinggiran tapi Guru dan karyawan SD Al Islam Mulyorejo Surabaya bertekad tidak ingin menjadi yang tertinggal. (Zain)

811 Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *