Kolaborasi Unair-Inovasi Adaptasi Modul Karakter Mahasiswa di FAI Unisma

18 Pembaca
Dekan FAI Unisma Malang (Drs. H. Anwar Sa’dullah, M.Pd.I) membuka acara Workshop Adaptasi Modul Karakter untuk Perkuliahan FAI Unisma Malang

Senin (21/11) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (FAI UNISMA) berkolaborasi dengan  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) melalui kemitraan dengan INOVASI melakukan Workshop Adaptasi Modul Karakter untuk Perkuliahan di FAI UNISMA Malang. Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan penguatan karakter mahasiswa di lingkungan FAI UNISMA melalui pembentukan ekosistem pembelajaran yang positif dan budaya baik di lingkungan perguruan tinggi.

Program INOVASI sendiri merupakan kemitraan antara pemerintah Australia dan Indonesia, yang meliputi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Bappenas, serta mitra-mitra di tingkat daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Jawa Timur. Pada Tahun 2022 ini, FAI UNISMA Malang mendapat kesempatan untuk bermitra dengan INOVASI dengan dibantu fasilitasi dan kerjasama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Arirlangga (UNAIR) mengembangkan modul pendidikan karakter profil pelajar pancasila berbasis nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) sekaligus menerapkannnya di kalangan sivitas akademikan UNISMA Malang.

Kegiatan kemitraan ini dimulai dengan dilakukannya Workshop adaptasi modul karakter dengan mempertimbangkan konteks lingkungan dan perkuliahan di UNISMA Malang, terutama di FAI UNISMA pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Diani (PIAUD). Sebelumnya, INOVASI telah memiliki modul penguatan karakter yang telah menghasilkan praktik baik untuk Kepala madrasah dan guru Madrasah Ibtidaityah.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari pada Senin-Rabu (21-23 November 2022) di Hotel Amarta Hills Batu. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Inovasi Jawa Timur, Advisor INOVASI Kemenag RI dan Kemdikbud RI, Dr. Listiyono Santoso, Ikhsan Rosyid MA, dibantu Ilham Nur Alfian, M.Si, dari F Psikologi sebagai Tim Pengembang Modul Karakter dari FIB UNAIR, dan Tim Pengembang Modul Karakter dari FAI UNISMA.

  1. Adri Budi, Manajer INOVASI Jawa Timur  memberikan sambutan bahwa “Adaptasi modul untuk calon guru jelas berbeda dengan modul yang diperuntukkan bagi guru madrasah, harapannya ada produk berupa modul (di tingkat perguruan tinggi) yang dapat ditampilkan di platform Kampus Merdeka”. Selain itu, Khoirul Anam (Advisor INOVASI Kemenag dan Kemdikbud RI), menambahkan bahwa “Pendidikan karakter mengacu pada Kemendikbud, sedangkan moderasi beragama mengacu pada Kemenag, dan ini perlu disinergikan”.

Program Kolaborasi ini dilandasi karena pembahasan penguatan karakter tidak cukup hanya di madrasah, dengan melibatkan guru, kepala madrasah dan stakeholder di madrasah, tetapi perlu juga disiapkan sejak di bangku perkuliahan, khsusunya diperguruan tinggi pencetak calon guru. UNAIR dan UNISMA bersepakat untuk menjalankan program kolaborasi penguatan karakter mahasiswa calon guru di FAI UNISMA khususnya di Program Studi PGMI dan PIAUD.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Drs. H. Anwar Sa’dullah, M.Pd.I (Dekan FAI UNISMA Malang), beliau memberikan arahan bahwa “Pendidikan karakter perlu rumah, karena pendidikan karakter ini sangat penting sekali untuk menaungi penguatan karakter. Anak–anak perlu figure positif agar dapat meniru hal-hal positif. Jika pendidikan itu ada yang salah, maka gurunya yang perlu dikorksi, dan jika ada guru yang salah, maka guruya guru (dosen) yang perlu introspeksi”.

Sehingga kegiatan ini diniai penting sekali dalam rangka mengawal karakter mahasiswa UNISMA khususnya di FAI UNISMA Malang, yang disesuaikan dengan kekhasan UNISMA dan nilai-nilai Aswaja. Kegiatan penguatan karakter dikampus ini akan melalui beberapa tahap kegiatan, mulai dari, 1) adaptasi modul karakter untuk perkuliahan di kampus, 2) pengembangan instrument asesmen karakter mahasiswa, 3) Pelatihan dan pendampingan dosen dalam mengintegrasikan karakter dalam Rencana Perkuliahan Semester (RPS), 4) pendampingan Implementasi RPS dalam perkuliahan, 5) refleksi dan evluasi program, dan 6) Pembekalan mahasiswa semester 6 dalam kegiatan PPL tentang bagaimana mengintegrasikan nilai karakter dalam modul ajar/perangkat pembelajaran selama PPL. Dan kegiatan ini akan dikawal bersama oleh tim dari FIB UNAIR dan INOVASI untuk memastikan keberlanjutkan dan keberhasilan penerapan program penguatan karakter di FAI UNISMA Malang.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *