iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas

Rakorwil Maarif Jatim: Mengembangkan Sistem Pendidikan yang Adaptif dan Produktif

22 Pembaca

MAARIFNUJATIM, BATU – Selasa, 8 Juni 2021 Pengurus Wilayah Maarif NU Jatim menggelar Rapat Koordinasi Wilayah di Kota Batu.

Acara yang merupakan agenda kerja tahunan ini, sebagai wujud komitmen Maarif dalam mensinergikan pemikiran sekaligus memperkuat ikatan keorganisasian dengan pengurus cabang se Jawa Timur.

Rakor yang mulai dibuka pukul 1 siang ini, diagendakan bersamaan acara halal bihalal PW dengan PC Maarif se-Jatim serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Maarif dengan para pemangku kepentingan yang siap berjalan bersama memajukan pendidikan Indonesia.

Bertempat di hotel Ester Kota Batu, Rakorwil Maarif Jatim kali ini mengusung tema “Mengembangkan Sistem Pendidikan yang Adaptif dan Produktif”.

Turut hadir dalam acara Rakor, Noor Shodiq Askandar Ketua LP Maarif NU Jatim, Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Asisten 1 Pemprov Jatim Dr. Ardo Sahak, S.E, M.M, Pengurus Cabang Maarif NU se-Jatim, serta beberapa mitra pendidikan yang siap berkolaborasi dengan Maarif.

Ketua PWLP Maarif NU Jatim, Noor Shodiq Askandar
Ketua PWLP Maarif NU Jatim, Noor Shodiq Askandar

Mengawali acara tersebut, Gus Shodiq dalam pembukaannya berharap agar pertemuan kali ini memang semata-mata dalam rangka upaya meningkatkan Lembaga Pendidikan Maarif dan pendidikan di lingkungan NU.

Selanjutnya, Noor Shodiq juga berkeinginan nantinya LP Maarif bisa menghasilkan sekolah unggulan yang dimiliki lembaga Maarif di masing-masing cabang Maarif Jawa Timur.

“Kami ingin nanti ke depan Lembaga Pendidikan Maarif ini akan menghasilkan sekolah-sekolah yang dimiliki oleh Lembaga Pendidikan Maarif dan menjadi sekolah unggulan di tempat masing-masing” tutur Gus Shodiq.

Sementara itu, Ardo Sahak dalam pidatonya menghimbau para pemangku kepentingan yang hadir agar tidak hanya fokus dalam mendirikan lembaga pendidikan, tapi kualitas serta mutu juga perlu diperhatikan. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas pendidikan juga perlu ditumbuhkembangkan dengan harapan nantinya muncul ide yang kreatif dan imajenatif dalam mengembangkan pendidikan.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *