iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas

Maarif NU Jatim dan INOVASI Gelar ToT Fasda Numerasi

41 Pembaca

Setelah sukses menyelenggarakan sosialisasi program literasi dan numerasi yang dikemas dalam format kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Jombang, Mojokerto, Babat, dan Malang. Selasa 22/06/2021, program kemitraan INOVASI dengan PW Maarif NU Jatim memasuki tahap Pelatihan dan Pembekalan Fasilitator Daerah (Fasda).

Sunan Fanani saat memperkenalkan tim Fasda inti yang nantinya akan bertugas menyampaikan materi numerasi kepada para peserta pelatihan.
Sunan Fanani saat memperkenalkan tim Fasda inti yang nantinya akan bertugas menyampaikan materi numerasi kepada para peserta pelatihan.

Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 12 peserta dari dua kabupaten penerima pendampingan program bidang numerasi, yakni Kabupaten Jombang dan Kabupaten Mojokerto ini, bertujuan agar nantinya para peserta pelatihan bisa menjadi Fasda serta mendesiminasikan lebih luas pembelajaran numerasi untuk kabupaten masing-masing.

Turut hadir dalam acara yang bertempat di Hall PWLP Maarif NU Jawa Timur tersebut, Wakil Ketua Maarif Jatim H. Imam Syaerofi, Wakil Bendahara Wiwik Sulistyowati, serta Sunan Fanani selaku manajer program sekaligus sekretaris PW Maarif NU Jatim.

Dalam sambutannya, Sunan Fanani menyampaikan bahwa dalam Training of Trainer ini nanti akan disampaikan beberapa materi. Yang pertama adalah materi tentang bagaimana metode seorang trainer dalam menyampaikan kepada guru-guru tentang pembelajaran numerasi. Di materi kedua akan disampaikan bagaimana menjadi fasilitator. Pada materi ketiga juga akan dijelaskan hal-hal yang menjadi kewajiban kita dalam menjalankan tugas dalam pembelajaran literasi dan numerasi termasuk didalamnya mengenai kode etik dan penalti program.

Kegiatan ini nantinya derencanakan akan berlangsung selama tiga hari, dimulai hari Selasa (22/06) sampai dengan Kamis (24/06) dimana seluruh materi akan disampaikan oleh tim Fasda Inti dari PWLP. Maarif NU Jawa Timur.

“Pasca kegiatan Pelatihan dan Pembekalan ini, nantinya akan ada tindak lanjut dalam bentuk penerapan modul pembelajaran di sekolah masing-masing selama 20 hari. Dan nantinya akan dipantau dengan media komunikasi oleh Tim Fasda inti. Setelah masa mempraktikkan atau penerapan modul, selanjutnya peserta akan diminta membuat modul untuk pelatihan guru,” demikian penjelasan Sunan dalam sambutannya.

Sebagai wujud kepatuhan dalam penyelenggaraan kegiatan di masa pandemi Covid-19, acara ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini menjadi syarat mutlak dari mitra funding program, yang harus dipenuhi oleh PWLP Maarif NU sebagai penyelenggara, agar kegiatan ini bisa mendapat izin untuk dapat dilaksanakan.

Dalam sesion sambutan terakhir sebagai representasi dari PWLP. Maarif, H. Imam Syaerofi menyampaikan pesan dan harapannya, ”kami sangat berharap kepada semua peserta, agar bisa mengikuti semua kegiatan dengan semangat dan sungguh-sungguh. Semoga apa yang nantinya diperoleh dari kegiatan ini bisa sungguh-sungguh diterapkan di cabang-cabang sesuai dengan arahan dari pelatih atau fasilitator”.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *