iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas

Siti Mar’atus Sholihah, Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab Tingkat SLTA se-Bojonegoro

462 Pembaca
Juara 1,2,3 olimpiade bahasa arab tingkat Madrasah Aliyah/Sederajat se-Bojonegoro Tuban bersama guru pendamping yang di adakan oleh Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro, Jawa Timur.

Bojonegoro; Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro menggelar lomba Olimpiade Bahasa Arab dengan tema Halaqatut Ta’lif Wal Musabaqatul Arabiyyah (HALWA) di kampus IAI Sunan Giri pada ahad, 1/3/2020.

Olimpiade ini diikuti oleh 34 SLTA Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Juara 1 di raih oleh Siti Mar’atus Sholihah dari MA Islamiyah Balen (MAISBA) dengan nilai 292. Juara 2 diraih oleh Nur Faizah dari MA Islamiyah Senori, Tuban dengan nilai 290, juara 3 diboyong Khalimatus Sa’diyah dari MA Abu Darrin total nilai 281.

MA Islamiyah Balen merupakan madrasah yang berada dalam penjaminan mutu LP Ma’arif NU, di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepala MA Islamiyah Balen, Moh. Burhanudin, S.Pd., merasa senang dan bersyukur atas prestasi yang diraih anak didiknya dalam olimpiade awal 2020 ini.

“Alhamdulillah, selamat atas prestasi ananda Siti Mar’atus Sholihah meraih juara 1 di olimpiade Bahasa Arab yang di selenggarakan oleh IAI Sunan Giri Bojonegoro. Terima kasih atas pembinaan kedua orang tuanya dan guru pembimbing dan pendamping. Semoga di masa mendatang terus berkarya dan berprestasi yang terbaik,” kata Burhan, panggilanya,

Menurut Burhan, kegiatan olimpiade yang diikuti oleh kabupaten Bojonegoro dan Tuban ini sangat bagus untuk menggali dan mengembangkan potensi, menjalin silaturrahim antar Madrasah Aliyah dan memperkuat basis madrasah serta memperkokoh eksistensinya di masyarakat.

“Terimakasih juga kepada IAI Sunan Giri Bojonegoro yang telah memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa kami. Semoga prestasi ini bermanfaat dan membawa berkah untuk kita semua, khususnya untuk YPPRT,” kata Kepala madrasah yang murah senyum ini.

Sekretaris PC LP Ma’arif NU Bojonegoro, H Mariyadi, M.Pd.I., mengapresiasi prestasi yang diraih siswi madrasah tertua di kecamatan Balen tersebut.

“Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih oleh ananda Siti Mar’atus Sholihah sebagai juara pertama dalam olimpiade bahasa arab minggu kemarin. Selanjutnya jadikan prestasi itu sebagai pemacu kegiatan yang akan datang,” kata H Mariyadi, Selasa (3/3/2020).

Pria yang juga ketua Tanfidziyah NWC NU Balen itu melanjutkan bahwa tantangan hidup di masa mendatang semakin berat.

“Maka dari itu tidak ada pilhan lain kecuali belajar terus disertai semangat membara tanpa henti disertai tekun beribadah demi prestasi dan ridlo Ilahi, Aamiin Ya Robbal Aalamiin,” sambung H Mariyadi.

Sementata itu Siti Mar’atus Sholihah, peraih juara pertama mengaku awalnya ia tidak menduga bila mendapatkan nilai tertinggi, karena persiapanya mendadak. “Selain itu pesertanya juga dari MA favorit berbasis pondok pesantren,” kata siswi yang mempunyai hobi membaca musikalisasi puisi itu.

Siswi langganan rangking 1 atau 2 sejak di bangku Madrasah Tsanawiyah Islamiyah Balen itu juga menceritakan motif menyukai pelajaran bahasa arab dan kiat-kiat belajarnya. “Karena bahasa arab merupakan bahasa surga dan bahasanya para nabi juga. Belajarnya selalu mutola’ah dan taqror,” aku Mila, panggilanya, dengan tersenyum.

“Alhamdulillah juara 1 bertahan dua kali . Dulu juga juara 1 se-Keresidenan Bojonegoro pada 22 April 2018 ditempat yang sama, IAI Sunan Giri Bojonegoro,” ujar Azizah sumringah, guru pendamping.

Azizah juga bercerita bahwa saat Mila didaftarkan oleh pihak madrasah, ada sedikit masalah yang menyertainya. “Seharusnya pendaftarannya via online, berhubung listrik di kantor MAISBS mati jadi daftarnya lewat WhatsApp. Terus habis magrib persyaratannya saya lengkapi, harusnya pake kartu keluarga (KK), tapi adanya akte kelahiran, alhamdulillah gak mengurangi nilai terkait persyaratanya. Kebetulan Mila ini juga mondok disini (Ponpes Darul Hikmah, di bawah naungan YPPRT),” cerita Azizah.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *