iklan atas
iklan atas

Penutupan Diklat Kepala Madrasah Gelombang 4: Guru Profesi yang Mulia

78 Pembaca
Penutupan Dilklat Kepala Madrasah di;laksanakan pada jumat 13/3 tampat tiga peserta terbaik berpose bersama PW LP Maarif NU Jawa Timur dan PC LP Maarif NU Kabupaten Lamongan

Lamongan – Diklat Kepala Madrasah dalam rangka regulasi PMA NO 58 Tahun 2017 yang dilaksanakan PC LP Ma’arif NU Lamongan bekerja sama dengan KEMENAG Lamongan dan PW LP Ma’arif NU Jawa Timur bertempat di SMKNU Lamongan telah selesai dilaksanakan. Acara ini dimulai sejak tanggal 27 Januari 2020-13 Maret 2020 dengan terbagi menjadi 4 gelombang.
Gelombang 4 sebagai penutup (9-13/03/2020) dengan peserta sebanyak 120 terbagi dalam tiga kelas yang tercatat dalam BDK JATIM sebagai angkatan 19,20,21. Gelombang terahir ini adalah dengan jumlah peserta terbanyak karena diangkatan sebelumnya hanya 80 peserta yang terbagi dalam dua kelas.
Pada Penutupan acara ini perwakilan peserta menyampaikan bahwa “Pemateri pada acara ini sungguh sangat proposional dan profesional, kami sangat menikmati acara ini dan bisa membuka wawasan kami lebih luas lagi”. Tutur Ibu Lianatul Ulwiyah selaku Kepala Madrasah Ta’sisut Taqwa Galang Turi.
“Para Kepala Madrasah diharapkan pasca mengikuti acara ini bisa meningkatkan mutu madrasahnya masing-masing dengan membuat gebrakan yang revolusioner serta inovatif dan semoga Allah memberikan kemudahan dan kesuksesan untuk kita semua”. Ucap Drs. Junaryo, M.Pd selaku Ketua PC LP Ma’arif NU Lamongan.
“Nikmatilah Menjadi Guru karena dari kenikmatan akan menimbulkan kebangaan dan dari kebanggaan akan menciptakan prestasi yang luar biasa”. Tutur Dr. H. Supandi Awwaluddin, M.Pd. selaku Ketua PCNU Lamongan.
beliau juga menambahkan bahwa “Kepala Madrasah haruslah bisa menjadi pemimpin yang hebat untuk kemajuan lembaganya masing-masing”.
Pada acara ini Turut hadir Ketua dan Sekjen PW LP Ma’arif NU Jawa Timur yakni Dr. H. Noor Shodiq Askandar, SE., MM. dan Sunan Fanani. Dalam sambutanya Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur yang sering di sapa Gus Shodiq menyampaikan “Guru adalah profesi yang mulia serta sebagai pangkat tertinggi karena dosen pun masih kalah dengan guru karena tingkat tertinggi dosen adalah menyandang Guru Besar masih ada kata Guru nya”. Tutur Beliau.
Beliau juga menambahkan sebelum menutup acara ini “Kepala Madrasah harus menjadi orang yang bahagia, karena Kepala Madrasah mempunyai kompeten yang lebih kompleks yakni mengetahui perihal ilmu agama dan umum daripada para kepala sekolah. Dan Madrasah harus menjadi Embrio utama dalam mendidik Generasi Bangsa oleh karena itu para Kepala Madrasah Pasca Mengikuti acara ini jangan lupa akan ilmu yang telah dipelajari dan mari kita tingkatkan mutu madrasah untuk menjadi Garda terdepan dalam mendidik Generasi Bangsa”.
Acara ini di tutup Oleh Gus Shodiq tepat pukul 13:58 WIB dengan khidmat dan dilanjutkan dengan penyerahan piagam peserta terbaik. peserta terbaik dari angkatan 19 diraih oleh Rupi’in, S.Ag dari Mts Al-Azhar Paciran. Peserta Terbaik dari angkatan 20 diraih oleh A. Hasan Mudlofar, S.pd dari MA Ma’arif 19 Hasyim Asy’ari Kedungmegari Kembangbahu dan peserta terbaik dari kelas 21 diraih oleh Rustina Siti Aisyah, S.Pd dari Mts Thoriqul Ulum Lamongan. (Dani)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *