LP Maarif NU-Kedubes Australia Jadikan Sidoarjo Rujukan Madrasah Numerasi Nasional

112 Pembaca
Michelle Lowe dari Counselor for Human Development (DFAT) Wakil Keduaan pemerintah Australia, Mark Heyward Direktur Inovasi Jakarta bersama KH Arifin Junaidi LP Maarif NU Pusat) dan Habib Dr H Salim Al Jufri Ketua PBNU Bidang Pengembangan Kawasan Timur Indonesia saat melakukan joint monitoring di MI Al Qadir Wage dalam program Pengembangan Media Pembelajaran Numerasi Selasa 19/11/2019

Sidoarjo-Wage; MWC LP Maarif NU Taman sepanjang mendapat kunjungan dari Tim Join Monitoring Visit Inovasi dan LP Maarif NU Pusat di MI Al Qadir Wage dalam program Pendampingan Numerasi Selasa 19/11/2019
Program Numerasi ini sebagai bagian dari program rintisan yang dikelola oleh Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia. Saat ini Sidoarjo secara khusus ditunjuk oleh LP Maarif NU pusat bermitra dengan Inovasi.
Dalam kesempatan ini Kasubdit Kurikulum Kemenag RI Ahmad Hidayatullah mengatakan, kesempatan bagus bagi masyarakat NU Sidoarjo karena dipilih sebagai rintisan program Numerasi. LP Maarif NU sebagai lembaga pendidikan yang sangat mandiri luar biasa mampu menggagas inovasi pembelajaran Numerasi.
Problem saat ini umumnya anak didik sangat kurang tertarik belajar matematika tapi kini MI di MWC LP Maarif NU Taman Sidoarjo sangat berbeda dan menghasilkan kemampuan anak tentang literasi sangat luar biasa.
Sambutan dari Habib Salim Salim Al Jufri ketua PBNU menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada semua pihak atas inisiatif program Numerasi ini. Kami optimis madrasah di bawah naungan LP Maarif NU ternyata memiliki program yang dampaknya sangat riil sesuai dengan khidmat Nahdlatul Ulama.
Sementara itu Michelle Lowe Counselor for Human Development (DFAT) Kedutaan Besar pemerintah Australia di Jakarta menyampaikan proses yang berjalan singkat ini menjadikan program Numerasi di kelas awal berjalan dengan baik. Melalui kemitraan antara LP Maarif NU dan Inovasi menghasilkan pembelajaran Numerasi yang luar biasa. Mudah-mudahan program ini akan terus berlanjut di madrasah di lingkungan LP Maarif NU yang lain.


Senada dengan hal tersebut KH Arifin Junaidi Ketua LP Maarif NU Pusat menyampaikan, pengalaman pengelolaan pembelajaran Numerasi bagi madrasah harus selalu diajarkan dengan riang gembira dan mengikuti perkembangan zaman. Guru harus banyak mengembangkan kemampuan menginovasi media belajar dan bekerja sama dengan wali murid atau paguyuban masyarakat untuk merealisasikan pembelajaran ini.


LP Ma’arif NU akan mendorong bagaimana guru mampu memanfaatkan lingkungan sekitar yang murah dan bahan ramah anak untuk menyediakan media belajar yang sesuai. kedepannya LP Maarif NU akan bekerjasama dengan semua pihak untuk mengembangkan kualitas pendidikan madrasah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Direktur Inovasi Jakarta Mark Heyward menyampaikan, madrasah di LP Maarif NU banyak tersebar di daerah pedesaan, sangat tepat untuk dikembangkan pendidikan yang sesuai dengan kultur masyarakat di Indonesia.
Mark mengibaratkan program ini kami tidak membawa pohon dari Australia tetapi bagaimana kita bisa merawat pohon yang ada di sekitar kita menjadi pohon yang baik inilah sesungguhnya harapan penting dalam program ini sehingga sangat mendepankan penggunaan media yang tersedia di sekitar masyarakat dalam pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran. (Put)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *