Semarak Hari Santri Miftahul Ulum Melirang

156 Pembaca
Santri Miftahul Ulum Melirang peringati Hari Santri Nasional 2019 dengan upacara di lanjutkan ngaji bareng ulama 22/10

Gresik-Melirang; Semarak peringatan hari santri 2019 terlihat sangat meriah di Yayasan Taman Pendidikan Miftahul Ulum Melirang Bungah Gresik. Beberapa agenda kegiatan dilaksanakan sejak Senin, 21-22/10/2019. Rangkaian kegiatan yang berlangsung dua hari itu meliputi Lomba Peringatan Hari Santri di tiap unit dan puncaknya adalah Upacara Bersama serta Istighosah Akbar.

Di Unit SMK, Lomba Da’i dan Pentas Seni Siswa diadakan. Sementara itu, Unit SMP mengadakan Lomba Paduan Suara dengan Lagu Wajib Mars Hari Santri. Unit MTs tidak mau ketinggalan dengan menyuguhkan Lomba Sholawat antar kelas dengan tujuan menjaring vokalis terbaik yang namtinya akan meneruskaan perjuangan Grup Banjari Arrisalah milik MTs Miftahul Ulum.

Menurut ketua BKM YTPI Miftahul Ulum, Moh. Mahfudz Khoiruman, S.Pd, dengan adanya Lomba-lomba diharapkan mampu memupuk semangat persatuan dan nilai-nilai pesantren di hati siswa-siswi YTPI Miftahul Ulum.

Petugas Upacara Peringatan Hari Santri di YTPI Miftahul Ulum Melirang diambil dari perwakilan terbaik tiap-tiap unit mulai dari MI, MTs, SMP, MA dan SMK. Semangat tinggi ditunjukkan oleh Tim Paduan Suara SMP Maarif Miftahul Ulum dalam membawakan Mars Ya Lal Wathon dan Hari Santri dengan diikuti serentak oleh seluruh peserta upacara.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Drs. H. Ahmad Muhtar, M.Si, Ketua Pembina Yayasan Taman Pendidikan Islam Miftahul Ulum, menyampaikan bahwa sebagai santri, seluruh elemen di YTPI Miftahul Ulum wajib meresapi dan mengamalkan ikrar santri yang telah diucapkan bersama. Sejarah terjadinya peringatan hari santri adalah dilatarbelakangi oleh resolusi jihad yang dicetuskan oleh Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asyari.

“Santri wajib membela NKRI. Jangan sampai kita merubah NKRI. Jika ini berubah maka akan ada Perang saudara”, tegas Muhtar.

Beliau juga menambahkan, tugas utama santri millenial saat ini adalah dengan memerangi kebodohan, mengentas kemiskinan dan mengejar ketertinggalan. “Seperti hadits nabi, Tholabul ilmi fariidhotun alaa kulli muslimin wal muslimaat”, pungkasnya.

Rangkaian kegiatan peringatan hari santri 2019 di lingkungan YTPI Miftahul Ulum ditutup dengan Istighosah Kubro yang dipimpin oleh Drs. H. Ahmad Muhtar, M.Si dan KH. Ahmad Halimi Hasyim, M.Pd. serta dilanjutkan dengan makan bersama di halaman. (Noura

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *