LP Maarif NU Jatim Adakan Santri Ngaji Meneguhkan Islam Nusantara

23 Pembaca
Yoyok Amirudin LP Maarif NU jatim menjadi moderator pada acara ngaji Islam Nusantara di Unisma di hadiri KH Ahmad Baso dari Lakpesdam Pusat

Malang-Dinoyo; Pengurus Wilayah Lembaga Pendikan Maarif NU Jawa Timur menggelar Ngaji Islam Nusantara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019 yang bertajuk “Eksistensi Santri dalam Meneguhkan Islam Nusantara” di Hall Oesman Mansur Kampus Universitas Islam Malang, Rabu (16/10/2019).

Noor Shodiq Askandar, Ketua LP Maarif Jatim sekaligus Wakil Rektor 2 Unisma, mengungkapkan, dalam kegiatan seminar yang dikemas ngaji islam nusantara ini panitia mengundang tokoh-tokoh Islam nusantara yang membidangi, seperti KH.Ahmad Baso dari Lakpesdam PBNU dan KH. Azizi Hasbullah dari LBM NU Jawa Timur.

Acara ngaji nusantara ini menghadirkan guru-guru di lingkungan Maarif Malang Raya dan sekitarnya dengan total peserta sekitar 300 guru dari guru matapelajaran Pendidikan Aswaja dan Ke NU an jenjang guru SD/MI, SLTP, dan SLTA.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh KH. Marzuki Musytamar, Ketua PWNU Jawa Timur. Dalam sambutannya Kyai Marzuki menegaskan akan pentingnya memahami islam Nusantara ini. Keberadaan Indonesia tidak bisa lepas dari paham keislaman yang dianut oleh warga NU yang sangat dominan warganya dalam menopang NKRI ini. Jika pemahaman Islam Nusantara ini rapuh maka keberadaan Indonesia ini akan dipertanyakan. Kyai Marzuki juga menyampaikan untuk berpegang teguh dengan NU.

Dalam paparannya Narasumber, KH. Ahmad Baso, banyak menjelaskan tentang sejarah awal Islam di Nusantara ini. Penjelasannya membuka cakrawala baru karena sejarah tidak komprehensif mencatat keberadaan Islam Nusantara.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan agenda Hari Santri Nasional 2019, pada hari kamis tanggal 24 oktober 2019 nanti PW LP Maarif NU Jawa Timur akan menggelar kegiatan Jelajah Santri ke VI di Kota Batu dan LP Maarif NU Bersholawat yang akan di hadiri oleh Gus Azmi Askandar diiringi group Subbanul Muslimin serta di ikuti oleh 10.000 santri di Gelora Brantas Kota Batu.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *