iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas
iklan atas

LP Maarif NU Jatim Rapat Koordinasi ke II tahun 2019 di buka Wakil Bupati Pasuruan

149 Pembaca
Wakil Bupati Pasuruan KH A Mujib Imron saat memberikan pengarahan tentang keberhasilan PC LP Maarif NU Pasuruan dalam mengelola pendidikan wajib untuk Madrasah Diniyah

Pasuruan; Rapat koordinasi LP Maarif NU Se Jawa Timur ke II tahun 2019 di laksanakan di UPT BLK Disnaker Kab Pasuruan JL Raya Pasuruan – Probolinggo KM 4 Desa Sambirejo Kecamatan Rejoso Pasuruan. Pada hari sabtu-ahad 6-7/7/2019.

Acara koordinasi yang memiliki tajuk Ngaji Bareng Manajemen Pendidikan dengan misi Sinergi, Manfaati dan Mbarakahi ini diikuti oleh 37 ketua dan sekretaris PC LP Maarif NU Sejawa Timur, dan beberapa utusan lembaga dan banom di tingkat PWNU Jawa Timur.

Penampilan Kelompok Belajar Madrasah Diniyah saat sebelum kegiatan belajar dimulai, yakni membaca Ndham Aqidatul Awam bil sirri (hafalan)

Pembukaan acara yang dilajukan dengan kemeriahan yang khas berhazanah Pasuruan ini di hadiri Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron dan menammpilkan kreatifitas santi melalui musikalisasi nadham kitab Aqidatul Awam oleh puluhan santri Madraaah Diniyah Karangpandan Kabupaten Pasuruan.

Wakil Bupati Pasuruan KH Mujib Imron atau akrab disapa Gus Mujib ini mengatakan bahwa pendidikan berkarakter di pasuruan mulai di galakkan sebagai implementasi konsep UU Sisdiknas. Wujudnyata adalah diberlakukannya perda madrasah diniyah sebagai kegiatan wajib bagi usia anak didik diseluruh kabupaten Pasuruan.

Di samping itu Gus Mujib Imron mendukung pengembangan pendidikan formal diantaranya program sekolah dan madrasah Unggulan. Dimana hasil kegiatan ini telah memunculkan Sekolah dan Madrasah favorit di mata masyarakat.

Sejalan dengan itu Dr KH Fahrur Rozi MSi atau Gus Fahrur yang mewakili PWNU Jawa Timur mengatakan, Pendidikan pesantren baik madrasah diniyah ataupun pendidikan formal harus segera di mulai, karena persaingan antar kelembagaan dengan lembaga pendidikan selain NU sangat sering terjadi.

PWNU Jatim berharap pengalaman saat berkunjung di Luar negeri didaerah New Castle Ingris sangat terkesan model pengajaran keterampilan hidup. Dimana anak didik di ajarkan sikap kompeten dalam berbagai prilaku yang dibutuhkan.

Kenyataan ini sangat berbeda ketika kita melihat situasi pendidikan keagamaan di Indonesia. Maka inilah pekerjaan rumah bagi LP Maarif NU bagaimana manajemen madrasah diniyah dapat dikelola dengan baik dan bermartabat.

Sementara itu Noor Shodiq Askandar ketua PW LP Maarif NU Jawa Timur mengatakan bahwa, LP Maarif NU se Jawa Timur sangat serius untuk menggali dan menganalisa program dan kembangkan madrasah dan sekolah termasuk madrasah diniyah. Banyak sekali tugas yang diemban PW LP Maarif NU Jawa Timur dalam mengayomi amanah berjuang di NU.

Acara Rapat Koordinasi II ini di adalah kegiatan lanjutan yang sebelumnya di adakan di kampus Unisma Malang pada bulan 20/4, dan dihadiri oleh ketua dan sekretaris PC LPp Maarif NU Se Jawa Timur.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *